TUNTAS sudah gawe KI DIY dalam melakukan monitoring-evaluasi badan publik tahun 2016. Bertempat di Hotel Harper Jl Margo Utomo (Mangkubumi) Yogyakarta, puncak acara diwujudkan dalam bentuk Penganugerahan Keterbukaan Informasi oleh Wakil Gubernur (Wagub) Paku Alam X, Rabu 28 September 2016 bertepatan dengan peringatan Hari Hak Untuk Tahu se-Dunia (Rights To Know Day).
‘’Selamat kepada para pemenang. Transparan artinya kita siap bertanggung jawab atas apa yang kita informasikan kepada publik. Siap dikoreksi, siap memperbaiki diri sekaligus memanfaatkan PPID sebagai ujung tombak pelaksanaan keterbukaan informasi public,’’ kata Wagub sesaat setelah menyerahkan piala dan piagam kepada para pemenang.
“Hak untuk memperoleh informasi merupakan Hak Asasi Manusia sebagai salah satu wujud dari kehidupan berbangsa dan bernegara secara demokratis. Dengan demikian, semakin terbuka penyelenggara negaraan negara untuk diawasi publik, penyelenggara negara tersebut makin dapat dipertanggungjawabkan,” lanjutnya.
Selain Wagub, acara juga dihadiri Wakil Ketua DPRD DIY Arif Noor Hartanto, yang duduk satu meja dengan Ketua KI DIY Hazwan Iskandar Jaya, Dewi Amanatun Suryani, Kajati DIY dan Kadiskominfo DIY Rony Primanto Hari. Seluruh nominator (40) juga diundang. Hadir pula para peneliti dari Balai Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika (BP2KI) Yogyakarta.
Untuk kategori SKPD Pemda DIY, keluar sebagai yang terbaik Dinas Kesehatan (Dinkes). Kategori lembaga vertikal dimenangi Perwakilan BPKP. Kategori SKPD kabupaten/kota memunculkan kejutan, di mana terbaik I diraih Disdukcapil Bantul. Lembaga yudikatif memunculkan Pengadilan Agama (PA) Wates, dan kategori kecamatan dimenangi Kecamatan Depok, Sleman.
Meski Sleman meraih terbaik I hanya pada kategori kecamatan, namun secara umum Sleman sangat mendominasi. Untuk kategori SKPD kabupaten/kota, misalnya, Sleman menempatkan Disperindagkop di posisi III, Disbudpar posisi IV dan Bappeda posisi V. Untuk kategori kecamatan, selain Depok yang jadi kampiun, juga ada Kecamatan Pakem di posisi III (selengkapnya tersaji di tabel).
Selain memberikan piala dan piagam kepada para pemenang di 5 kategori, KI DIY juga menganugerahkan apresiasi kepada PPID Kulon Progo dan Sekretariat DPRD Sleman. Keduanya dinilai mempunyai progress yang baik dalam implementasi keterbukaan informasi publik.
Secara keseluruhan, nilai tertinggi diraih PA Wates (78,48). Meski demikian, menurut Ketua Tim Monev 2016 Dewi Amanatun Suryani, dalam skala 100 nilai itu masih tergolong kategori B. ‘’Artinya tantangan ke depan adalah badan publik dirangsang mendapat nilai A,’’ kata Dewi, satu-satunya komisioner periode I yang bertahan hingga kepengurusan periode II.
Luar Biasa
Dewi berterimakasih kepada badan publik yang telah menunjukkan komitmen dalam melaksanakan keterbukaan informasi serta telah ikut berpartisipasi aktif dalam kegiatan monitoring dan evaluasi tahun 2016. Sikap dan komitmen inilah yang dapat dinilai sebagai aksi nyata dari badan publik dalam mewujudkan revolusi mental. “Monev bertujuan untuk mengetahui tingkat keterbukaan badan publik dengan mengetahui indikator-indikator keterbukaan informasi dan kemudian menjadi refleksi diri terhadap tingkat keterbukaan informasi yang kemudian diharapkan dapat terus memperbaiki dan meningkatkan derajat keterbukaannya,’’ kata Dewi.
Hazwan Iskandar Jaya mengatakan proses penilaian dilakukan dengan 2 tahapan yaitu penyebaran kuesioner penilaian mandiri, setelah dikembalikan ke KI DIY kemudian dinilai oleh tim dan diverifikasi melalui website dengan bobot masing-masing 40% dan 60%. Tahap kedua berupa visitasi, yakni dengan mendatangi langsung ke badan publik terpilih sesuai nilai yang diperoleh.
Acara makin meriah ketika Arif Noor Hartanto memberikan pandangan di atas podium. Dengan telak ia memuji KI DIY. ‘’Lha tahun lalu acara kayak gini cuma nggandul (menumpang) di acaranya Bappeda, eh lha kok tahun ini bisa menyelenggarakan sendiri di hotel kayak gini. Luar biasa. Ngedab-edabi,’’ katanya disambut tawa hadirin.
DPRD menurut Inung, sapaan akrabnya, sangat mendukung keterbukaan informasi. Informasi dibuka seterang mungkin melalui banyak media, termasuk media massa dan website. Bahkan, secara pribadi, Inung selalu menjawab setiap kali ditanya orang tentang gaji yang didapatnya sebagai anggota Dewan. ‘’Ini bentuk keterbukaan juga,’’ katanya.
Penganugerahan dibagi beberapa sesi. Piala dan piagam untuk terbaik I (5 kategori) diserahkan Wagub. Peringkat II oleh Ketua KI DIY, peringkat III oleh Kepala BP2KI, dan peringkat IV-V serta 2 kategori apresiasi oleh Ketua Tim Monev. (des)
Tabel Pemeringkatan Keterbukaan Informasi Badan Publik Tahun 2016
| NO | KATEGORI | NAMA BADAN PUBLIK | TOTAL NILAI | KETERANGAN |
| 1 | SKPD Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta | Dinas Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta | 76,76 | Terbaik 1 |
| Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKA) Daerah Istimewa Yogyakarta | 67,33 | Terbaik 2 | ||
| Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Energi Sumberdaya Mineral Daerah Istimewa Yogyakarta | 45,77 | Terbaik 3 | ||
| 2 | SKPD Pemerintah Daerah Kabupaen / Kota Daerah Istimewa Yogyakarta | Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kabupaten Bantul | 63,40 | Terbaik 1 |
| Kantor Pengelolaan Pasar Kabupaten Bantul | 61,89 | Terbaik 2 | ||
| Dinas Perindustrian,Perdagangan & Koperasi Kabupaten Sleman | 59,14 | Terbaik 3 | ||
| Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kabupaten Sleman | 55,55 | Terbaik 4 | ||
| Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Sleman | 53,32 | Terbaik 5 | ||
| 3 | Kecamatan Se – Daerah Istimewa Yogyakarta | Kecamatan Depok Kabupaten Sleman | 55,31 | Terbaik 1 |
| Kecamatan Girimulyo Kabupaten Kulon Progo | 42,11 | Terbaik 2 | ||
| Kecamatan Pakem Kabupaten Sleman | 37,61 | Terbaik 3 | ||
| 4 | Instansi Vertikal Daerah Istimewa Yogyakarta | Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Daerah Istimewa Yogyakarta | 70,11 | Terbaik 1 |
| Komisi Pemilihan Umum Daerah Istimewa Yogyakarta | 57,02 | Terbaik 2 | ||
| Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kulon Progo | 49,72 | Terbaik 3 | ||
| 5 | Instansi Yudikatif Daerah Istimewa Yogyakarta | Pengadilan Agama Wates Kabupaten Kulon Progo | 78,48 | Terbaik 1 |
| Pengadilan Agama Kabupaten Bantul | 60,33 | Terbaik 2 | ||
| Pengadilan Negeri Wates Kabupaten Kulon Progo | 56,61 | Terbaik 3 |
(sumber : http://komisi-informasi.jogjaprov.go.id/news/Sleman-Dominan-Bantul-Mengejutkan)

Be the first to comment