Keberhasilan reformasi birokrasi sangat ditentukan oleh profesionalisme, komitemen dan kekompakan seluruh PNS. Oleh karena itu, kita harus menata diri agar mampu mengemban tugas secara optimal, memantapkan jiwa korps dan meningkatkan soliditas, solidaritas serta kapasitas agar dapat menjawab tantangan serta mampu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.
Demikian penggalan sambutan Bupati Sleman yang dibacakan oleh Camat Depok dalam upacara bendera Hari Ulang Tahun Ke-43 Korps Pegawai Republik Indonesia yang diselenggarakan Senin, 1 Desember 2014 di halaman Kantor Camat Depok. Adapun petugas upacara kali ini berasal dari gabungan karyawan/i Puskesmas 1, 2 dan 3 Depok.
Tema nasional peringatan HUT ke-43 KORPRI tahun 2014 ini adalah “Memperkokoh Jiwa Korps, Netralitas dan Profesionalitas Pegawai Aparatur Sipil Negara Dalam Mendukung Suksesi Kepemimpinan Menuju Bangsa Yang Maju dan Sejahtera”. Ulang tahun kali ini sangat tepat untuk meningkatkan pembinaan jiwa KORPRI dalam kebhinekaan, karena jiwa KORPRI adalah jwa dan semangat warga bangsa yang majemuk.
Profesionalisme aparat sangat dipengaruhi oleh terbentuknya jiwa yang sehat jasmani dan rohani. Untuk itu perlu kesadaran akan pola hidup bersih dan sehat. Melalui HUT kali ini, bupati Sleman mengajak untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Terlebih pada 12 November diperingati Hari Kesehatan Nasional yang ke-50.
Upaya memberikan pelayanan kesehatan masyarakat Sleman diapresiasi Kementrian Kesehatan RI melalui pemberian penghargaan Ksatria Bhakti Husada Arutala yang telah diterimakan pada Kamis, 27 November lalu. Perolehan penghargaan ini harus dimaknai sebagai cambuk agar kita mampu mewujudkan akses dan mutu pelayanan kesehatan semakin mantap.
Bulan November juga diperingati HUT Ke-69 PGRI yang mengambil tema “Penguatan Implementasi Kurikulum 2012 melalui Penegakan Kode Etik Guru untuk Mendukung Revolusi Mental Bangsa”. Bupati mengingatkan bahwa target dari proses pendidikan bukan hanya untuk memperoleh nilai tinggi atau meluluskan anak didik kita saja, tetapi juga bagaimana mempersiapkan anak didik kita agar pandai dan juga memiliki moral serta budi pekerti yang baik. Anak-anak didik Sleman harus menjadi generasi penerus bangsa yang cerdas, tangguh, berkarakter, berdaya saing, bermoral dan berakhlak mulia.
Be the first to comment