Festival Kelompok Wanita Tani dan Sarasehan Petani Milenial

 

Untuk memberikan fasilitas kepada paguyuban-paguyuban Kelompok Tani Wanita (KWT) di Kapanewon Depok serta meningkatkan kapasitas pengetahuan petani milenial pada hari Selasa 13 Agustus 2022 bertempat di Halaman Kapanewon Depok diselenggarakan Festival Kelompok Wanita Tani (KWT) dan Sarasehan Petani Milenial

Dalam pembukaan kegiatan Panewu Depok Bapak Wawan Widiantoro  memaparkan untuk meningkatkan peran petani milenial guna mendukung pengembangan agribisnis di Kapanewon Depok.

Bupati Sleman Ibu Kustini Sri Purnomo dalam kesempatan ini memberikan apresiasi kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) di wilayah Kapanewon Depok dalam peran sertanya dalam bidang pertanian di tengah kondisi lingkungan lahan terbatas dan kegiatan KWT terbukti mendukung ketahanan pangan di tingkat keluarga sehingga kebutuhan gizi di tingkat keluarga dan masyarakat dapat terpenuhi. “Tetap semangat berkegiatan dalam KWT dengan tetap berkoordinasi dengan Pemerintah Kalurahan, Kapanewon dan Dinas teknis pengampu pertanian, agar mendapat perhatian dan fasilitas yang ada di pemerintah” unggap Bu Kustini Sri Purnomo

 

Juri Festival Kelompok Wanita Tani dari Fakultas Pertanian UPN Veteran Yogyakarta, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman, UPTD BP4 Wilayah VII Berbah-Depok dan Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman. Hasil festival KWT tahun 2022 Juara I di peroleh oleh Paguyuban KWT Wijaya Kusuma Kalurahan Caturtunggal, Juara 2 Pagyuban KWT Tani Makmur Kalurahan Condongcatur dan Juara 3 oleh Paguyuban KWT Maguwoharjo Kalurahan Maguwoharjo.

Sebanyak 60 Orang Petani Milenial dari bidang pertanian, bidang peternakan dan bidang perikanan mengikuti acara sarasehan ini. Narasumber pada sarasehan petani milenial Bapak Sudihartono yang merupakan manajer Jogja Agro Park. Menurut Sudihartono kunci agar peran sebagai petani milenial jangan berhenti bermimpi tetapi lanjutkan dengan membuat rencana untuk mencapai mimpi kita dengan komitmen tinggi.

Potensi pertanian di wilayah Kapanewon Depok masih dapat dikembangkan mengingat jumlah penduduk yang terdaftar 130.000 jiwa di tambah dengan pendatang tentunya memerlukan produk pangan setiap harinya. Kondisi ini agar dapat dimanfaatkan oleh kelembagaan pertanian seperti KWT dan kelompok petani sehingga dapat meningkatkan geliat perekonomian di Depok dan kesejahteraan masyarakat. Petani milenial yang sangat akrab dengan teknologi digital sangat dibutuhkan perannya dalam memasarkan prosuk-produk yang dihasilkan dimana melalui pemasaran secara digital/online dapat mengatasi jarak dan waktu.

Tentang admin 1244 Articles
Kecamatan Depok Kabupaten Sleman

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*