Pemerintah Desa Condongcatur, Minggu 01 Maret 2020 berhasol mencatatkan Museum Rekor Dunia Indonesi (MURI) yang ke 9448 atas Rekor Pemrakarsa dan Penyelenggara Kirab Bregada Terbanyak Membawa Tumpenng dengan kegiatan 1000 (seribu) Bregodo Tumpeng
Pasukan Bregodo ini berasal dari 4 Kring Kalurahan Lama Condongcatur (Kring Manukan, Kring Gejayan, Kring Gorongan dan Kring Kentungan) 1000 pasukan bregodo dengan membawa Tumpeng ditambah bregodo musik yang sudah berkumpul jam 05.00 WIB dimasing masing kring untuk rias dan mengenakan seragam khas prajurit Keraton Ngayogyakarto Hadiningratyang sedangkan ibu ibu masing padukuhan sudah sejak dini hari sudah memasak dan menghias tumpeng rata 56 tumpeng setiap padukuhan
Sejak pukul 06.30 WIB di Pendopo Desa secara berangsur angsur penyerahan Tumpeng dari padukuhan yang ditata secara apik dan teratur oleh perangkat dan staf desa yang selanjutnya dihitung secara manual oleh pihak MURI dengan jumlah 1007 Tumpeng
Pasukan Bregodo sudah berkumpul di komplek balai desa condongcatur sejak jam 07.00 WIB selanjutnya dibariskan oleh Bp. Kuwat, S.Pd, ST selaku Kasi Pemerintahan sesuai kring disepanjang Anggajaya 2 kemudian berjalan berbaris 2 banjar menuju pendopo desa condongcatur masing masing personil bregodo menerima Tumpeng yang diserahterimakan dan dibantu secara khusus oleh Prajurit TNI dari Yonif 403, disepanjang jalan kirab disaksikan masyarakat yang berasal dari Condongcatur dan DIY pada umumnya
Linmas Desa bersama Kepolisian, RAPI Depok, Kosapa mengatur jalan kirab pasukan bregodo yang membawa tumpeng menuju Taman Kuliner Condongcatur
Memasuki taman kuliner sudah disambut MC Kondang Dalijo Angkring dan Yanti Lemu diatas panggung serta disaksikan para Tamu Undangan dan masyarakat yang telah hadir menyaksikan sejak pagi, Bregodo satu persatu meletakkan Tumpeng dimeja yang telah disediakan sementara diatas panggung permanen Taman Kuliner Peserta Lomba Tumpeng Nusantara 2020 memperebutkan Piala Raja dan uang pembinaan Rp. 10 Juta rupiah, menghias tumpeng masing masing sebelum dinilai oleh Tim Juri dari ICA (Indonesian Chef Association)
Hadir wakil dari Pemerintah Daerah DIY, Wakil Bupati Sleman Camat Depok bersama Muspika dan Anggota Dewan dan Tokoh masyarakat, para tamu undangan dan masyarakat yang menonton dihibur dengan tarian pembuka berupa teatrikal Condongcatur Gema Nusantara yang menggambarkan
Nilai perjuangan pangeran Diponegoro karena bertepatan Peringatan Serangan Umum 1 Maret 1949 dan tarian Nusantara (tarian beberapa etnis di indonesia)
Setelah acara seremonial sambutan sambutan dilanjutkan Penyerahan Sertifikat (Piagam Penghargaan) dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) Nomor : 9448/R.MURI/2020 yang ditandatangani oleh Prof. Dr.h.c.KP Jaya Suprana selaku Ketua Umum MURI dilanjutkan Pengumuman Juara Lomba Festival Tumpeng Nusantara 2020 Piala Raja oleh dewan juri yang terdiri dari Chef Adzan Tri Budiman, Chef Agus Santosa & Chef Yanto Budidarma yang diketuai oleh Chef Poernomo dari ICA dengan hasil sbb :
⏺ JUARA 1 : Novita Kurnia Sari & Ratna Nurul Utami (Boharen, Kotagede) mendapat hadiah uang pembinaan Rp. 3.000.000
⏺ JUARA 2: Rahayu Suarti B & Marti Iwung S (Minomartani) mendapat hadiah uang pembinaan Rp. 2.500.000
⏺ JUARA 3 : Veronica Heni & Tursilawati (Ngropoh Condongcatur) mendapat hadiah uang pembinaan Rp. 1.500.000
â–¶ Juara Harapan 1: Resty & Elis (Maguwoharjo) mendapat hadiah uang pembinaan Rp. 1.250.000
â–¶ Juara Harapan 2: Suwarni & Wiji Mulyani (Kotagede) mendapat hadiah uang pembinaan Rp. 1.000.000
â–¶ uara Harapan 3 : Dina Dwi Tantini & Oktri Adi Bintoro (Berbah) mendapat hadiah uang pembinaan uang Rp. 750.000
Dan Juara 1 berhak mendapatkan Piala Mahkota Raja dari Sri Sultan HB X
Dikanan kiri Panggung terdapat Gunungan Sayur (utara) dan Gunungan Buah (selatan) dari Pasar Kolombo langsung menjadi rayahan warga masyarakat yang hadir juga 1000 tumpeng yang ada di meja menjadi rayahan masyarakat umum untuk di makan bersama dan dibawa pulang menjadi kenang kenangan tersendiri telah ikut terlibat dan menjadi saksi pemecahan Rekor MURI di Condongcatur
Tujuan dari penyelenggaraan acara ini selain untuk mengenang perjuangan bangsa indonesia dalam merebut Kedaulatan Bangsa juga terutama untuk ikut melestarikan warisan budaya peninggalan leluhur yang kaya makna dan meneguhkan semangat kebangsaan dalam bingkai Kebhinekaan dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Jogja Istimewa, Sleman Sembada, Depok Jaya, Condongcatur Untuk Semua
Terimakasih kepada Bapak/Ibu Dukuh, RT, RW, Ibu Ibu PKK, Pemuda (Lembaga Kampung) Komunitas, Relawan, Bp. Neno selaku Ketua Jaringan Masyarakat Pedesaan yang konsen dalam menekuni dan perhatian untuk kebudayaan dan tatanan sosial yogyakarta, semua terjalin sinergi dan kerjasama yang sangat baik atas partisipasi dan keterlibatan didalamnya sehingga rela mengorbankan tenaga, materi, pikiran untuk mendukung penuh terselenggaranya acara ini, semua dapat menjalankan tugas dengan baik, Masyarakat Condongcatur yang Guyub Rukun Nyengkuyung sedayanipun Saeko – Kapti
Terimakasih kepada Bp. Sri Sultan HB X yang berkenan memberikan Piala Raja dalam Festival Nusantara 2020, Kepada Linmas Desa, TNI (Yonif 403), POLRI (Polsek Depok Timur, Polres Sleman), RAPI Depok, Kosapa, PMI Depok, Warga Wonotulus Purworejo yang telah membantu membuat Meja Bambu tempat tumbeng, Tim Sembodo 2020 dan semua pihak yang telah membantu berjalanya acara ini dengan baik dan sukses
Mohon maaf jika dalam pelaksanaanya ada hal yang kurang berkenan dan kekurangan yang ada, semoga kerjasama dan kerja bersama ini dapat terus terjalin untuk kegiatan lainya, Condongcatur Rumah Kita, Condongcatur Untuk Semua
#condongcatur
#kecamatandepok
#kabupatensleman
#yogyakarta
#jogjaistimewa
#tumpeng
#bregodo
#budaya
#indonesia
© 2020
INFOCondongcatur
Be the first to comment