Terapkan Tabulapot dan Vertikultur, Warga Pringgodani Mrican Gelar Lomba Pemanfaatan Lahan Pekarangan Terbatas

Sebagai wilayah perkotaan yang menopang daerah aglomerasi dan berbatasan dengan wilayah Kota Yogyakarta, serta di tengah lingkungan kampus, menyebabkan lahan pekarangan terbatas. Selain itu, ruang terbuka hijau juga menyempit digerus pertumbuhan pemukiman. Namun, kondisi tersebut tak membuat warga Pringgodani Padukuhan Mrican Desa Caturtunggal kehilangan akal agar memiliki wilayah hijau dan ruang terbuka hijau.

Warga Pringgodani pun memanfaatkan lahan terbatas dengan menanam aneka macam sayuran dan buah-buahan. Melalui sistem tanaman buah dalam pot (tabulapot), vertikultur dan hidroponik, aneka sayuran dan buah dapat ditanam. Hasilnya pun memuaskan sehingga bisa menjadi sumber makanan yang lebih murah, bersih dan lebih sehat.

Banyaknya RW yang menerapkan pemanfaatan lahan terbatas, lantas menginspirasi untuk diadakan evaluasi lomba pemanfaatan lahan terbatas di wilayah Padukuhan Mrican. Lomba ini diselenggarakan di tingkat RW di lingkup Padukuhan Mrican Pringgodani. Sebanyak 8 RW turut berpartisipasi dalam perlombaan tersebut.

Lomba ini digelar hari Jumat (7/12) pukul 08.30 dalam rangka mendukung penyediaan ruang terbuka hijau dengan komoditas yang berguna bagi masyarakat, sekaligus memenuhi sendiri kebutuhan gizi dari sayur dan buah,  untuk keluarga dan lingkungan.

Potensi kegiatan ekonomi masyarakat juga ditampilkan sebagai bagian dari aspek penilaian. Kegiatan ini melibatkan Tim Penggerak PKK Desa Caturtunggal, Pemerintah Desa Caturtunggal, Kecamatan, dan instansi terkait lainnya seperti pertanian, ppl, dan lingkungan hidup. (Masrodli/Andri A.)

(Foto : Masrodli)

Tentang admin 1247 Articles
Kecamatan Depok Kabupaten Sleman

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*