Depok, Sleman – Dalam rangka meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah berbasis masyarakat serta memperkuat peran Kelompok Pengelola Sampah Mandiri (KPSM), Jawatan Kemakmuran Kapanewon Depok melaksanakan kegiatan Monitoring Kelompok Pengelola Sampah Mandiri (KPSM) Tahun 2026 pada tanggal 4–6 Agustus 2026.
Kegiatan monitoring ini melibatkan Jawatan Kemakmuran Kapanewon Depok, Ulu-ulu Kalurahan, serta Bapak/Ibu Dukuh di wilayah masing-masing sebagai bentuk sinergi antara pemerintah kapanewon, pemerintah kalurahan, dan masyarakat dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi terhadap pengelolaan kelembagaan, administrasi, operasional, serta partisipasi masyarakat dalam mendukung pengurangan sampah dari sumbernya.
Pada hari pertama, Selasa (4/8/2026), tim monitoring mengunjungi dua lokasi, yaitu Sedekah Sampah Sedasa di Padukuhan Pugeran, Kalurahan Caturtunggal dan Sedekah Sampah Satria Berdikari di Padukuhan Sopalan, Kalurahan Maguwoharjo. Dalam kunjungan tersebut dilakukan dialog bersama pengelola, peninjauan sarana dan prasarana, serta identifikasi berbagai potensi maupun kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

Selanjutnya pada hari kedua, Rabu (5/8/2026), monitoring dilaksanakan di Bank Sampah Mutiara Padukuhan Karangmalang dan Bank Sampah Sekar Ayu Padukuhan Kocoran, Kalurahan Caturtunggal. Tim monitoring meninjau pelaksanaan kegiatan operasional bank sampah, administrasi kelembagaan, mekanisme pemilahan sampah, serta upaya pemberdayaan masyarakat yang telah berjalan. Selain itu, berbagai masukan juga disampaikan guna meningkatkan kualitas pengelolaan dan keberlanjutan program bank sampah.

Kegiatan monitoring ditutup pada hari ketiga, Kamis (6/8/2026), dengan mengunjungi Bank Sampah Migunani di Padukuhan Sengkan, Joho dan Bank Sampah Gondho Arum di Padukuhan Gejayan, Kalurahan Condongcatur. Pada kesempatan tersebut, tim melakukan evaluasi menyeluruh terhadap perkembangan masing-masing KPSM sekaligus memberikan motivasi kepada para pengelola agar terus meningkatkan inovasi dalam pengelolaan sampah dan memperluas partisipasi masyarakat.

Melalui kegiatan monitoring ini diharapkan seluruh Kelompok Pengelola Sampah Mandiri di wilayah Kapanewon Depok dapat terus berkembang menjadi penggerak pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang mandiri, inovatif, dan berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah, pengelola bank sampah, dan masyarakat menjadi kunci dalam mendukung terwujudnya lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari, sekaligus mendukung program pengurangan sampah dari sumbernya di Kapanewon Depok.
Be the first to comment