Prosesi Kirab Bedhol Projo dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-110 Kabupaten Sleman digelar di Pendopo Ambarrukmo, Sabtu (23/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi simbol napak tilas sejarah perpindahan pusat pemerintahan Kabupaten Sleman dari Ambarrukmo menuju Beran Sleman.
Kegiatan berlangsung khidmat dan sarat nilai budaya Jawa dengan dihadiri berbagai unsur pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, serta abdi dalem. Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Sleman, Kepala Kepolisian Resor Kota Sleman, Panewu Depok beserta jajaran, Kepala Polsek Depok Barat, Danramil 11/Depok, Kepala KUA Depok, Lurah Caturtunggal, Lurah Condongcatur, Lurah Maguwoharjo, Abdi Dalem Ambarrukmo, General Manager Hotel Royal Ambarrukmo, Dukuh Ambarrukmo, Ketua Paguyuban Abdi Dalem Sleman, Ketua Paguyuban Bregada Rakyat Sembada, Kanca Kaji, serta tamu undangan lainnya.
Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya yang diikuti seluruh peserta dan tamu undangan. Selanjutnya doa pembukaan dipimpin oleh Kepala KUA Kapanewon Depok sebagai bentuk harapan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan membawa keberkahan bagi masyarakat Sleman.
Acara dilanjutkan dengan sambutan pambagyaharja dari Management Royal Ambarrukmo yang menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan prosesi budaya Bedhol Projo sebagai bagian dari pelestarian sejarah dan budaya Kabupaten Sleman.
Momentum utama dalam kegiatan tersebut yakni prosesi serah terima atau pasrah panampi kendhaga dari Panewu Depok kepada Ketua Hari Jadi Kabupaten Sleman ke-110. Prosesi tersebut menjadi simbol dimulainya Kirab Bedhol Projo sebagai representasi perpindahan pusat pemerintahan Kabupaten Sleman pada masa lampau.
Suasana kebersamaan semakin terasa melalui kenduri Kanca Kaji dan pemotongan tumpeng oleh Ketua Panitia Hari Jadi Kabupaten Sleman ke-110. Seluruh tamu undangan kemudian mengikuti kembul bujana sebagai wujud syukur dan kebersamaan antar elemen masyarakat.
Puncak acara ditandai dengan bidhaling kirab bedhol projo, yakni penyerahan kendhaga dari Ketua Panitia kepada Abdi Dalem untuk kemudian dikirab sebagai simbol perjalanan sejarah pemerintahan Kabupaten Sleman.
Prosesi Bedhol Projo sendiri merupakan napak tilas perpindahan pusat pemerintahan Kabupaten Sleman dari Pendopo Ambarrukmo yang menjadi cikal bakal pusat pemerintahan Kabupaten Sleman menuju Beran Sleman. Tradisi ini tidak hanya menjadi bagian dari peringatan hari jadi daerah, namun juga sebagai upaya nguri-uri budaya dan mengingat perjuangan serta perjalanan sejarah Kabupaten Sleman hingga saat ini.
Be the first to comment