Batik sebagai salah satu hasil kebudayaan asli bangsa Indonesia, kini makin eksis. Baik para pemakai kain baik yang dikenakan maupun para pengrajin yang kini kembali menggeliat. Adanya motif batik khas di setiap daerah, mendorong pelaku usaha untuk menggeluti lebih tekun. Terlebih pecinta batik semakin meluas hingga mancanegara. Oleh karena itu, sebuah prestasi bagi Bangsa Indonesia, batik yang sudah diakui UNESCO sudah sepantasnya dilestarikan dengan beragam upacara.
Program kegiatan dari Pemerintah khususnya Sleman dalam rangka meningkatkan produktivitas serta pendapatan para pelaku usaha khususnya perajin batik diwujudkan dengan kegiatan bimbingan teknis (bimtek). Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman pun adakan Pendampingan Produk Turunan Batik angkatan I yang dilaksanakan di Gedung Wacana Loka Desa Condongcatur, Depok, Sleman selama 6 hari mulai tanggal 12 sd 15 dan 19 sd Februari 2018 dengan peserta sebantak 20 orang di wilayah Desa Condongcatur dan merupakan pelaku usaha industri kecil dan calon pelaku usaha industri kecil..
Dalam sambutanya Kepala Desa Condongcatur Bp. Reno Candra Sangaji, S. IP menyampaikan bahwa Pemerintah Desa Condongcatur mengucapkan banyak terimakasih kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman atas dilaksanakanya program ini di Condongcatur dan berharap setelah kegiatan ini ada tindak lanjut sehingga ada bimbingan dan pendampingan untuk pengembangan wirausaha batik di Condongcarur..
Sementara itu Ibu. Artoni Suwasti selaku Kasi Ekobang Kecamatan Depok, meminta kepada para peserta untuk dapat intens dan konsisten mengikuti pelatihan ini.
“… karena sebelumya melalui perjuangan yang cukup keras untuk dapat dijadikan program kegiatan melalui musrenbang usulan kegiatan”.
Sementara dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kab. Sleman berharap para peserta dapat mengikuti Bimtek ini dengan baik, Depok merupakan miniatur indonesia, depok merupakan center para pemikir di sleman, pendanaan kegiatan ini berasal dari APBD Kabupaten Sleman TA 2018
Narasumber dalam bintek ini antara lain Camat Depok yange memberikan materi Kebijakan Pengembangan Industri Kecil di Wilayah Kecamatan Depok dengan 1 Jam Pelajaran. Kemudian Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan dengan materi motivasi serta peningkatan wawasan wirausaha industri penguatan kelompok industri dengan 1 JPL. Kemudian dari Tim Pengajar dari Program Studi Pendidikan Teknik Busana Fakultas Teknik UNY yang memberikan materi Desain dan Teknik Teknik Produksi Untuk Produk Turunan Batik yang berukuran kecil (aksesoris) sebanyak 36 JPL. Serta Kepala Seksi Perekonomian dan Pembangunan Kecamatan Depok yang berbagi materi Motivasi dan Pengembangan Usaha Industri yang di tekuni (1 JPL)
Kegiatan ini merupakan program pembinaan dan pengembangan usaga industri dari aspek kewirausahaan bagi Industri Kecil untuk level pemula, calon wirausaha industri baru, yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan teknis produksi untuk produk turunan batik, meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan peserta dan memotivasi peserta untuk mengelola dan mengembangkan kegiatan usaha yang ditekuni
Semoga para peserta dapat memanfaatkan bimtek produk turunan batik ini dengan sebaik baiknya, dapat menekuni dan mengembangkan kewirausaan ini shg dapat membantu ekonomi keluarga dan membangkitkan perekonomian di Desa Condongcatur khususnya dan di Sleman umumnya. (Wasana)
E -ktp April 2017 udah tercetak blom ya..
KTP-el tercetak bulan Januari 2017. Demikian dan terima kasih.